Dongeng Mesin Ketik Tua

Posted: March 31, 2011 in Lomba

Di gudang rumah keluarga Dinda, teronggok sebuah benda kuno yang dulu sangat berjasa dan kini posisinya telah terganti. Dialah mesin ketik. Mesin ketik itu adalah peninggalan kakek Dinda saat kuliah. Kakek membelinya dari teman kampus dalam keadaan sudah bekas. Mungkin usianya 30 tahun lebih kini. Lalu mesin ketik itu diwariskan pada bunda, saat itu bunda masih Sekolah Dasar dan senang menulis.

Mesin ketik terbatuk-batuk karena sekujur tubuhnya dipenuhi debu. Dalam kesendiriannya di dalam gudang, ia sering bernostalgia mengenang masa lalu. Saat pertamakali ia dibeli. Betapa senangnya mesin ketik kala itu. Ia setiap hari dipakai, namun sayang pemilik pertama hanya suka memakainya tanpa merawat. Akhirnya satu tahun kemudian pitanya sering macet, tidak bisa berputar. Karena itulah, pemilik pertama akhirnya menjualnya. Lalu mesin ketik berpindah tangan pada kakek Dinda. Kakek Dinda yang seorang mahasiswa teknik kala itu memperbaikinya, hingga pita mesin ketik bisa berfungsi kembali.  Setiap hari kakek memakainya untuk mengerjakan tugas kuliah. Namun kakek juga rajin merawatnya, hingga kakek lulus kuliah mesin ketik itu masih berfungsi dengan baik. Lalu kakek bekerja, menikah, dan lahirlah bunda Dinda. Kala itu kakek masih sering memakai mesin ketik untuk menyelesaikan pekerjaan kantor.

Hingga bunda Dinda beranjak kelas empat Sekolah Dasar, mesin ketik itu masih sering terpakai meskipun komputer sudah ada. Bunda memakai mesin ketik untuk menyalurkan hobi menulis cerpen. Bunda mengetik cerita pendek yang sering diikutkan lomba menulis. Meskipun tak satupun pernah juara lomba, namun bunda tidak pernah menyerah. Bunda terus menulis dan menulis. Ketika salah mengetikkan kata, bunda menghapusnya dengan tipex putih. Dalam satu lembar kertas, begitu banyak tipex disana. Mesin ketik tersenyum geli jika mengenang masa itu.

Seiring berkembangnya teknologi, keberadaan mesin ketik tergeser digantikan oleh komputer. Dahulu banyak service dan kursus mengetik, kini bergeser menjadi service dan kursus komputer. Sekarang sangat sulit mencari tukang service mesin ketik.

Mesin ketik ketika masih di toko sering mendengar pemilik toko bercerita sejarah nenek moyangnya pada pembeli. Penemuan nenek moyang Mesin Ketik diawali pada tahun 1714, saat itu Henry Mill memperoleh hak cipta karena menciptakan sebuah mesin yang menyerupai mesin ketik.  Penemuan mesin ketik terus berkembang, pada tahun 1829 sampai 1870 penemuan mesin ketik banyak bermunculan di negara-negara Eropa dan Amerika. Singkat cerita mesin ketik pertama kali yang sukses dijual diciptakan oleh C. Latham Sholes, Carlos Glidden dan Samuel W. Soule pada tahun 1867. Walaupun demikian, mesin ketik ini masih memiliki beberapa kekurangan antara lain juru tulis tidak dapat melihat hasil ketikan secara langsung dan adanya kesulitan penempatan tuts yang digunakan untuk kembali pada posisi semula. Namun kemudian dapat diatasi dengan munculnya mesin ketik Oliver pada tahun 1895.

Sejarah panjang nenek moyangnya membuat Mesin Ketik tidak rendah diri terhadap komputer. Karena bagaimanapun juga komputer tercipta melalui perkembangan Mesin Ketik.

Tiba-tiba cahaya memenuhi gudang yang gelap. Ada seseorang yang membuka pintu dan menyalakan lampu gudang. Terdengar kursi digeser, suara kardus-kardus digeser, lalu mesin ketik merasa tubuhnya diangkat. Ia menduga ada yang mengelap dengan lembut koper tempat tinggalnya. Koperpun terbuka, cahaya menyilaukan memenuhi koper kini.

“Mbak Ocha, mesin ketik papa ketemu. Alhamdulillah nggak perlu beli”, teriak tante Risa adik bungsu ibunda Dinda dari arah gudang. Lalu ia membawa mesin ketik tua berdebu itu ke halaman belakang. “Meskipun sudah tua tapi lumayan ditaruh di kantor notaris Risa, untuk mengetik cover akta yang tebel. Nggak bisa pakai mesin printer sih mbak”
Mesin ketik terharu mendengarnya. Dijaman serba komputer ini ternyata beberapa pekerjaan masih membutuhkannya. Dan yang pasti mesin ketik memiliki kelebihan lain: BEBAS VIRUS dan ANTI SPY WARE.. Dari keamanan lebih hebat dari komputer. Kini mesin ketik makin percaya diri dan bersinar lagi.

Dongeng ini terinspirasi dari tulisan sahabat http://ifanjayadi.blogspot.com/
source http://id.wikipedia.org/wiki/Mesin_ketik

Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Cerita Anak, Sari Kata 2011

Advertisements
Comments
  1. joe says:

    saya dulu juga punya mesin ketik, namun sekarang sudah tiada berguna lagi dan terlupakan

  2. novi says:

    wah, jadi ingat jaman kuliah. Meski komputer sudah ada, karena masih terlampau mahal, tetep…mesin ketik is teh best..hehe..Salam kenal.

  3. mida says:

    hehe… unik juga ‘dongeng’-nya 🙂
    ah, papa saya juga masih menggunakan ‘jasa’ mesin tik untuk mengisi formulir2 (biar letak huruf2nya pas, katanya…), tapi mesin tik listrik sih… ^_^

  4. Kakaakin says:

    Ternyata ongkos memperbaiki mesin ketik itu lumayan juga loh… *curcol* 😀
    Mesin ketik itu tetap bermanfaat, apalagi bagi yang nggak bisa ngetik di komputer 😀

  5. kota solo says:

    wah ini artikel lomba ya,, semoga menang ya

  6. mesin ketik memiliki nilai ‘plus’ ya, walaupun di banyak hal lainnya sudah jauh ketinggalan.
    BTW ceritanya keren lho…. 😀

  7. ceritanya bagus… semoga menang ya….

  8. MT says:

    hehehe bener juga antivirus dan spyware, cuma pegel juga jarinya 😀

  9. Mas Didik says:

    Masih butuk mesin tik jadul kok.. dikantor saya kadang masih gunakan mesin tik waktu membuat dokumen tertentu.. 🙂

  10. duniakuro says:

    dulu q pernah lihat, ada mesin ketik dibuat untuk melukis wajah seseorang,….

  11. Prima says:

    Cool… jaman sekarang saya dah jarang liat mesin tik…

  12. sedjatee says:

    bener banget
    ngetik pake mesin ketik bebas virus and anti ngehang…
    hehehe… kreatif..

    sedj

  13. sedjatee says:

    Sobat Sedjatee
    Terimakasih telah memberi dukungan pada tulisan kami
    Dukungan Sahabat telah memberi semangat pada kami
    Untuk memenangkan kontes menulis berantai Kecubung 3 Warna
    I’m nothing without you, salam sukses….

    sedj

  14. nabils29 says:

    bagus banget, sangat menginspirasi. Kita nggak boleh ngremehkan barang masa lalu! Siapa tahu kita butuh disaat barang** canggih kita kurang bisa berfungsi sebagaimana mestinya 🙂
    Oke!

    Regards,
    @nabils29

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s